Kisah Pilu, Ketika Sahur Hanya Dibangunkan Oleh Alarm

Dan bahkan bila boleh ku melebay, kata-kata tersebut jauh lebih menyakitkan dari pada anu kejepit resleting celana yang perih dan pedih terasa khas sebagai pengalaman pertama anak lelaki yang bisa dianggap sebagi ujian keperjakaan dini.
Tidur USai Sahur | Foto : Rahmad K.
Sebagai pemula alias pemuda lajang, Aku, kamu dan Kita merupakan insan yang sudah berpengalaman bertahun-tahun dan bahkan berulang kali melewati bulan suci ramadhan yang penuh berkah ini tanpa ada kendala dan hambatan yang mencederai ibadah puasa. Kalaupun sempat ada, mungkin bisa dianggap hanya sebagian kecil atau diluar batas kemampuan kita sebagai manusia biasa yang tak pernah lepas dari khilaf, seperti lirik lagu Radja pada tahun 2004 silam. 

Berbicara tentang bulan ramadhan, pasti banyak cerita yang tidak mungkin mampu untuk ku ulas lengkap dengan berbagai hiruk-pikuk menyertainya. Secara garis besar, ada cerita di balik sholat teraweh, asmara shubuh, ngebuburit dan bahkan hingga menjelang sahur tiba. Seolah serangkain cerita tersebut sudah menjadi nostalgia tersendiri yang sering berulang-ulang dengan cerita hampir mirip dan bahkan bisa saja sama. Termasuk sama-sama memaklumi. Wkwkwkwk.
Baca Juga : Kedatangan Ramadhan Tak Sama dengan Kedatangan Calon Mertua
Bilapun berbeda, maka itu sebuah kewajaran yang mungkin saja terjadi. Kalau kata pepatah zaman, lain lubuk lain ikannya, lain dulu lain pula pasangannya ceritanya. Tidak tertutup kemungkinan tentang cerita masing-masing individu yang berstatus lajang yang sering dilanda gegana tingkat dewa mabuk

Namun yang menjadi pembahasan kita kali ini, kesemua serangkaian cerita tersebut, satu diantaranya sering mendatangkan celoteh teman-teman yang sering dialamat kepada pemuda yang berstatus lajang hampir 300-an kali purnama. Yaitu, tentang tradisi sahur (bangun). Dimana pada umumnya, kebanyakan dari kita sahur di bangunkan oleh alarm. Dan ini menurutku merupakan hal yang biasa-biasa saja dan sering terjadi dimana-mana tanpa terkecuali di kota-kota besar. 
Pengalaman saya pribadi dan mungkin beberapa teman Sobat Sikonyolovers, sering mendapatkan sindiran tentang tradisi bangun sahur, yang kebanyakan orang menganggap ini sebagai hal yang biasa, akan tetapi justru berbeda untuk mereka yang non lajang. Seolah kesempatan emas untuk menyerang pemuda lajang terbuka luas, seluas-luasnya. Yang nantinya mereka akan berkata begini, “Ah bangun sahur masih dibangunin alarm? gak jamannya genk”

Mendengar celoteh ini, terkadang sering membuat kami para lajang guanteng ini merasa kaku seperti habis mandi es batu. Dan bahkan sesekali pikiran liarpun ikut lompong seperti berjalan di ruang hampa menuju lorong gelap kematian. Tahukan gemana? yang pasti tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Huft!!! 

Dan bahkan bila boleh ku melebay, kata-kata tersebut jauh lebih menyakitkan dari pada anu kejepit resleting celana yang perih dan pedih terasa khas sebagai pengalaman pertama anak lelaki yang bisa dianggap sebagi ujian keperjakaan dini. Cukup terkenang untuk di bayangkan dan sulit untuk di lupakan. 
Seorang pemuda tak terbangun saat Sahur | Foto : Roni F.
Selain itu, Stereotipe sahur dibangunin dengan alarm, mau tidak mau tetap masih berlanjut untuk ramadhan tahun ini. Sehingga bisa dipastikan bahwa sindiran tersebuat bakal bertubi-tubi bak menyerang sebuah kerajaan Jomblo ditengah padang pasir nan tandus yang sedang dilanda kemarau cinta. 
Mau menangis? Oh Tuhan sungguh tak kuasa. Apalagi warisan gengsi dari nenek monyang yang turun temurun masih terjaga utuh dalam sanubari. Sehingga dengan rasa yakin dan bangga tidak akan mungkin untuk menangis. Walapun terkadang, bila diingat-ingat hampir sama dengan rasa sakit saat disunat.

Nah, patut diakui, tidak ada daya dan upaya yang bisa membendung sindiran “sahur masih dingunin alarm” ini, walaupun para lajang berusaha melakukan berbagai manuver. Yang pastinya dengan penuh harap tahun depan berbeda dengan yang sudah-sudah. Dan Insha Allah sahurnya semogakan saja dibangunkan istri. Amin.
Next
This is the current newest page
Previous
Next Post »

34 Comments

  1. wohhoo.. ku doakan biar cepet dapet pasangan.. supaya bukan alarm lagi yang bangunin sahur.. hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiinnn...
      Makasih mbak. Semoga doa a terkabulkan mbak.
      😂🤣

      Delete
  2. Hahahha ..
    Sekarang udah ngga pernah kejepit lagi kaan ?
    *kepo*

    Tidurnya pakai sarung saja, maas ..., teruuus kalau masih susah bangun tidur juga pasang 2 jam weker di kanan kiri ranjang 😅

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha. Kalopun ke jepit, bukan resleting lagi. Seharusnya demikian.
      Hahahahaha.

      Delete
  3. kalau cara aku agak aneh mas, sahur jam 12 sblm tidur dn bangun pas subuh :D udah deh sahur ny udh jam 12 malem hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah.... Itu mantap juga.
      Cuma kalo orang berbadan gemuk bakal semakin naik BBnya.

      Delete
  4. Ayo semangat cari pendamping hidup, biar menghindari fitnah :D

    ReplyDelete
  5. Ahahaha boleh gk Eny ngakak sama fotonya itu mukanya kasian bgt deh yaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha.... Silakan tertawa sekuat2 nya.
      Asalkan yg punya foto gak tahu. 🤣

      Delete
  6. Memang lebih indah lagi kalau sudah dapat pasangan.. Tetapi ya setiap orang berbeda sifat ya, dan berbeda timingnya untuk menuju kesiapan menikah. Asal tetap positif dan yakin,

    ReplyDelete
  7. Saya doakan, tahun depan sahurnya yang bangunin bukan lagi alarm ya, Kak, tapi jam dinding hehehe, eh nggak ding, istri dong. Amiiin

    ReplyDelete
  8. hahahaha

    aku juga pas di kosan dibangunin oleh alarm. langsung bangun dong aku, haha. tapi ya gitu, alarm kan banguninnya kasar, nggak lembut. pengennya alarmnya bunyinya sayang. haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahha, kalo ada alrm yang demikian, aku beli juga lah mbak.

      Delete
  9. Aku kebalikannya nih, tiap sahur dibangunin suami wkwkwk. Jd jangan ngandelin istri walau dah nikah hahaha.
    Kalau istrinya tukang begadang jg kyk aku ya alamat weker lagi yang bangunin #ehgimana hihihi

    ReplyDelete
  10. Sy juga sama msh dibangunkan sama alarm klw sahur. Kadang klw lagi nyenyak tidurnya labas. Bangun" subuh.. :( :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ketika Sahur Hanya Dibangunkan Oleh Alarm.
      Itu pun kalo terbangun kan mas?
      Hehehehe

      Delete
  11. Sebenarnya ya gapapa juga sih dibangunin sama alarm juga. Orang-orang yang rese gitu akan diem kalo kitanya bisa menikmati hidup dengan baik. Tapi aku aminin deh doanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahahahaha,,,, ketahuan mbak tiwi males bangun juga ni kayaknya.

      Delete
  12. wahahaaha.. foto ngilernya epict banget. jadi aja aku mau bilang "hari gini sahur dibangunin alarm?" Helooow.. makanya notif grup wa nyalain yg kecel, minta dibangun gitu hahahha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu foto hadiah dari teman mbak. Kebetulan temannya terlalu jail.

      Delete
  13. Jadi keinget suamiku yang sahurnya juga dibangunin sama alarm krn kami LDR. Tapi setelah atau sebelum alarm tetep di telepon atau di whatsapp istrinya sih. Hehe

    ReplyDelete
  14. Mending masih dibangunin sama alarm, kalau dibangunin sama tugas dan tanggung jawab gimana noh wkwkwkwk. Lebih mempan drpd sama alrm XD

    ReplyDelete
  15. Emm...sejujurnya, kami dibangunin sama Pak Satpam yang suka kentong-kentong tiang listrik tiap setengah jam dari mulai jam 02.30 sampai 03.30
    Jadi...
    Bangunnya juga bukan karena sudah punya pasangan kok.
    Hhahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu kan sama dengan alarm juga mbak.
      Hahahaha, Alarm nya tiang listrik.

      Delete
  16. kalo jomblo mah dibangunin sama emak atau buat anak kosan sama hape dengan disetting alarmnya biar makin mesra gitu kan dibangunin daripada ga sahur sama sekali kan hahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehhe, itulah. Cum aklo Baper? Pasti semua jadi masalah.

      Delete
  17. Tahun ini aku sahur dibangunin sm orangtua, sm alarm jg sih,, hhee
    Semoga tahun depan mas bisa ada temen untuk saling bangunkan sahur ya

    ReplyDelete

Di bawah ini!